Selasa, 14 Mei 2013

Cara Membuat Shortcut Shutdown di Windows8



Windows 8 adalah OS yang sangat laris di pasaran saat ini. Hal ini dikarenakan fitur yang sangat berbeda dari OS milik Microsoft sebelumnya. Salah satu fitur unggulan dari Windows 8 adalah adanya fitur shutdown yang sangat cepat. 

Windows 8 memang mempercepat waktu booting pada perangkat yang menggunakan OS windows 8. Ini dikarenakan karena windows 8 terlebih dahulu mematikan perangkat layar dahulu sehingga layar akan sangat cepat untuk mati. Namun ternyata shutdown yang cepat ini kurang cocok karena computer tidak benar-benar dalam kondisimati total. Untuk bisa mematikan computer secara normal, kita bisa membuat shortcut shutdown untuk windows 8. Berikut caranya:
  • Pada desktop, klik kanan kemudian pilih New > Shshortcut.



  • Pada tulisan type the location of the item, silakan anda tuliskan seperti berikut ini: shutdown /s /t 0


  • Kemudian klik next. Untuk nama shortcut, anda bebas memilihnya. Jika sudah silakan klik finish.
  • Sekarang anda mempunyai shortcut shutdown. Namun kita akan membuat icon untuk shortcut tersebut dengan cara klik kanan pada shortcut tersebut dan pilih shortcut properties.


  • Klik pada tulisan change icon, lalu silakan anda pilih icon yang sesuai yaitu shutdown.



Sekarang anda sudah bisa membuat shortcut shutdown pada windows 8 sehingga pada saat computer dimatikan dengan shortcut tersebut, maka computer akan mati dengan aman.

Cara Menghitung Volume Besi Beton Bertulang


Besi pada konstruksi beton bertulang berfungsi sebagai panahan tegangan tarik, penggunaan besi dalam beton bertulang karena beton hanya kuat terhadap gaya tekan.

Sebelum melaksanakan pekerjaan beton bertulang terlebih dahulu kita menghitung kebutuhan volume material besi beton sehingga dapat dipersiapkan sebelumnya dengan jumlah yang tepat.
Contoh : sebuah pekerjaan kolom beton bertulang setinggi 6 m dengan gambar potongan besi seperti ini:

langkah-langkah perhitungan kebutuhan besi beton pada konstruksi tersebut adalah :

volume besi D10 adalah 4 bh x 6 m = 24 m’
jika panjang besi perbuah dipasaran adalah 11 m maka kebutuhan besi adalah 24 m : 11 m = 2.18 buah
berat per m’ besi D10 adalah 0.617 kg maka total kebutuhan besi D10 adalah 0.617 kg/m x 24 = 14.808 kg
panjang tulang sengkang perbuah adalah 25+15+25+15+5+5 = 90 cm = 0.9 m
jumlah tulangan sengkang pada kolom setinggi 6 m dengan jarak pemasangan 15 cm adalah 6 : 0.15 = 40 buah besi tulangan sengkang.
total panjang besi tulangan sengkang adalah 40 bh x 0.9 m = 36 m
jka panjang besi perbuah dipasaran 11 m maka kebutuhan besi tulangan sengkang 36 : 11 = 3.27 buah
berat besi per kg besi D8 pada tabel adalah 0.395 kg maka jumlah kebutuhan besi adalah 0.395 kg/m x 36 m = 14.22 kg


dari perhitungan diatas maka kebutuhan besi tulangan nya adalah

Besi D10 = 2.18 batang = 14.808 kg
Besi D8 = 3.27 batang =Â 14.22 kg
beton sebesar 0.2×0.3×6 = 0.36 m3

Cara memindahkan data file Ms Outlook 2007



Seluruh data MS Outlook tersimpan di sebuah file dengan ekstensi .pst -singkatan dari Personal STore. Di file .pst (default-nya file ini bernama outlook.pst) inilah email, kalender, contact, catatan dan data lainnya tersimpan selama kita menggunakan MS Outlook. Jadi, kalau kita ingin membuat back up atau memindahkan isi Outlook maka kita harus menemukan file .pst itu dan menyimpannya di tempat yang baru.File .pst itu biasanya disimpan dalam folder yang tersembunyi (hidden). Oleh karena itu, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membuat file dan folder yang tersembunyi itu menjadi muncul. Berikut ini langkahnya:
  1. Jalankan Windows Explorer
  2. Untuk pengguna Windows Vista: Klik menu Organize, dan pilihlan Folder and Search Options. Untuk pengguna Windows XP: Klik menu Tools, dan pilihlah opi Folder Options
  3. Di kotak Folder Options, pilihlah tab View
  4. Di opsi Hidden files and folders, pilihlah Show hidden files and folders
  5. Klik tombol Aplly dan OK.
  6. Tutuplah kotak Folder Options. Selesai
Sekarang kita akan meng-copy file Outlook.pst dari komputer sumber ke media penyimpanan. Siapkanlah flash disk sebagai tempat penyimpanan back up. Selebihnya, berikut ini langkahnya:
  1. Jalankan Microsoft Outlook
  2. Klik menu File, dan pilih opsi Data File Management
  3. Akan muncul kotak Outlook Data Files. Di deretan Data file, sorotlah Personal Folders dan klik tombol Open Folder
  4. Akan muncul Windows Explorer yang langsung meruju ke folder tempat penyimpanan file. Copy-lah file Outlook.pst dengan cara menyorotnya dan lalu tekan tombol keyboard CTRL-C
  5. Dengan Windows Explorer, bukalah flashdisk . Masukan (paste) file yang telah di-copy dengan cara menekan tombol keyboard CTRL-V.
  6. Selesai. Data Outlook kita telah ter-back up.
Jika kita ingin memindahkan data Outlook itu ke laptop/komputer lain, maka pastikan bahwa di komputer/laptop baru itu sudah terinstal Microsoft Outlook. Sebaiknya jangan dulu mendownload email dari server sebelum proses pemindahan data selesai.

Tahap pertama yang harus kita lakukan adalah mengetahui lokasi folder penyimpanan file Outlook.pst di komputer/laptop baru tersebut. Berikut ini langkahnya:
  1. Jalankan Microsoft Outlook
  2. Klik menu File, dan pilih opsi Data File Management
  3. Akan muncul kotak Outlook Data Files. Di deretan Data file, sorotlah Personal Folders dan klik tombol Open Folder
  4. Akan muncul Windows Explorer yang langsung meruju ke folder tempat penyimpanan file. Perhatikanlah informasi mengenai path folder tersebut yang terlihat di address bar Windows Explorer. Misal, C:\Users\Nama pengguna\AppData\Local\Microsoft\Outlook . Catatlah path tersebut.
  5. Tutup/matikanlah Outlook
Tahap berikutnya adalah memasukan data back up Outlook. Perhatian, file back up itu akan menimpa file Outlook.pst yang sedang dipakai di komputer/laptop baru sehingga jika data-datanya akan hilang digantikan oleh data dari file back up tersebut. Itulah sebabnya sebaiknya jangan dulu mendownload email dari server atau menambahkan data kalender, contact dan sebagainya sebelum proses pemindahan selesai.

Berikut ini langkah untuk memindahkan file backup:
  1. Masukan flashdisk yang berisi file backup Outlook tadi
  2. Sorotlah file outlook.pst di flashdisk, dan copy-lah dengan menekan tombol keyboard CTRL-C
  3. Akseslah folder tempat file outlook baru yang telah anda catat tadi, dengan mengetikan langsung pathnya di address bar Windows Explorer. Misal C:\Users\Nama pengguna\AppData\Local\Microsoft\Outlook .
  4. Sisipkanlah (paste) file backup dengan cara menekan tombol keyboard CTRL-V
  5. Selesai
Kita sudah berhasil memindahkan data MS Outlook dari komputer lama ke laptop/komputer baru. Kita masih harus sedikit membenahi setting email account di Outloook sebab setting email-nya sudah tertimpa oleh data backup. Jika Setting email account sudah dibenahi, maka kita sudah siap memakai Outloook dengan data yang lengkap.

Senin, 13 Mei 2013

Kabel Jaringan



Di era informasi saat ini sungguh sangat mencengangkan!
Karena di Indonesia sendiri sebagai negara berkembang sudah mulai menilik ke depan dengan menggunakan teknologi informasi sebagai tahap untuk membangun bangsa. Dengan adanya Kementrian Komunikasi dan Informasi dengan mengeluarkan beberapa standar nasional untuk bidang teknologi informasi di Indonesia.
Dengan adanya standarisasi nasional, tentu keberadaan teknologi informasi akan semakin bersinergi dengan baik. Untuk standarisasi Teknologi Informasi dilakukan secara nasional dan juga tidak boleh melanggar ketentuan standar internasional, ini dimaksudkan agar keberadaan peralatan masih tetap dapat digunakan di Indonesia dan dunia Internasional. salah satu standar internasional yang akan kita lirik saat ini adalah keberadaan kabel jaringan/UTP (Unshield Twisted Pair) yang digunakan untuk keperluan transfer data dan informasi melalui jaringan LAN (Local Area Network) baik untuk internal maupun untuk menuju ke Internet.
Kabel UTP sudah memilik standar internasional baik dari segi ukuran maupun pewarnaan kabel. Warna di kabel jaringan memiliki 8 (delapan) jenis warna yaitu :
- putih-kuning
- kuning
- putih-hijau
- hijau
- putih-biru
- biru
- putih-coklat
- coklat

Dengan standar warna dan ukuran, maka setiap perusahaan yang akan memproduksi kabel UTP harus mengikuti standar internasional agar dapat masuk ke pasar.

Pemasangan Kabel UTP harus mengikuti standar internasional (dan tentu saja secara nasional ketentuan ini berlaku) untuk urutan pemasangan kabel dan pengaturan jenis transfer data melalui kabel ini. ada dua jenis tipe pengaturan/konfigurasi kabel UTP, yaitu

- Straight (langsung)
- Cross (menyilang)

Urutan angka, yaitu :
- kabel Straight, ujung 1 adalah 1 2 3 4 5 6 7 8 dan ujung satunya sama 1 2 3 4 5 6 7 8 .
- kabel Cross, ujung satu adalah 1 2 3 4 5 6 7 8 dan ujung berikutnya adalah 3 6 1 4 5 2 7 8.


Untuk pengaturan warna kabel straight adalah seperti berikut :


untuk kabel Cross adalah seperti berikut :
dengan mengkombinasi antara tipe A di ujung kabel 1 dan tipe B di ujung berikutnya.